latar belakang

Apa fungsi dan efek Dinotefuran? Bagaimana cara penggunaannya?

DinotefuranMemiliki jangkauan aktivitas insektisida yang luas dan tidak menimbulkan resistensi silang dengan pestisida yang umum digunakan. Ia memiliki efek translokasi sistemik yang baik, dan bahan aktifnya dapat diangkut dengan baik ke setiap bagian jaringan tanaman. Khususnya untuk pengendalian kutu daun, kepik, wereng padi, thrips, dan hama penghisap lainnya, efektivitasnya lebih menonjol. Selain itu, ia juga dapat mencapai efek penghambatan yang relatif baik terhadap penghisapan hama.

Dinotefuran dapat membunuh banyak hama pada tanaman seperti kutu putih, wereng, kutu daun, thrips, dan wereng daun.Insektisida ini memiliki efek yang baik terhadap hama seperti wereng berekor hitam dari ordo Diptera, kutu sisik, kutu sisik, ngengat kubis kecil, thrips kuning, wereng punggung putih, kutu bintang, penggerek batang padi, dan kumbang kutu bergaris kuning.

O1CN01hoIcDY1kHs31uofeI_!!2214676634659-0-cib

Ruang lingkup aplikasi Dinotefuran

Dinotefuran beracun bagi hewan seperti ulat sutra, lebah, udang, kepiting, dan lain-lain. Oleh karena itu, penggunaannya dilarang di rumah pemeliharaan ulat sutra, di dekat perkebunan murbei, dan di sawah tempat udang dan kepiting dibudidayakan bersama. Selain itu, Dinotefuran rentan menyebabkan pencemaran air tanah, sehingga penggunaannya harus hati-hati di daerah dengan permeabilitas tanah yang baik atau permukaan air tanah yang dangkal.

呋虫胺海报

Efek dan fungsi Dinotefuran

Dinotefuran termasuk dalam kelompok insektisida berbasis nikotin. Insektisida ini bekerja pada sistem saraf hama, menyebabkan hama menjadi terlalu bersemangat dan akhirnya mati karena kelumpuhan. Dinotefuran tidak hanya memiliki efek pada perut dan kontak, tetapi juga memiliki enam karakteristik berikut:

1. Spektrum aksi insektisida yang luas

Dinotefuran memiliki berbagai efek insektisida terhadap hama seperti hemiptera, lepidoptera, dan diptera pada tanaman seperti gandum, padi, kapas, sayuran, pohon buah-buahan, dan bunga.

2. Efektivitas yang sangat baik terhadap hama pengisap mulut

Dinotefuran tidak hanya menunjukkan aktivitas insektisida yang tinggi pada dosis yang sangat rendah, tetapi juga memiliki kemanjuran yang sangat baik terhadap hama pengisap, terutama digunakan untuk mengendalikan kutu daun, wereng, lalat putih, dan kutu sisik.

3. Tidak ada perlawanan

Dinotefuran termasuk dalam insektisida berbasis nikotin generasi ketiga. Insektisida ini tidak memiliki resistensi silang dengan agen lain, dan efektivitasnya lebih baik bila digunakan terhadap hama yang telah mengembangkan resistensi terhadap pestisida berbasis nikotin.

4. Durasi residu yang panjang

Durasi residu Dinotefuran dapat mencapai 4-8 minggu (secara teoritis, dapat bertahan hingga 43 hari). Hal ini memungkinkan kemungkinan kemunculan kembali hama menjadi lebih rendah.

5. Aktivitas tinggi (penetrasi kuat)

Dinotefuran memiliki daya penetrasi yang tinggi dan dapat secara efektif berpindah dari permukaan daun ke bagian dalam daun. Bahkan di tanah kering (dengan kelembapan tanah hingga 5%), ia masih dapat memberikan efek yang stabil.

6. Setelah diaplikasikan, Dinotefuran dapat dengan cepat diserap oleh tanaman dan didistribusikan secara luas ke seluruh bunga, daun, buah, batang, akar, dan bagian tanaman lainnya. Jika pestisida disemprotkan pada sisi depan dan belakang daun, hal ini dapat benar-benar mencapai efek menyerang dari atas dan membunuh dari bawah, atau menyerang dari bawah dan membunuh dari atas.

 

Waktu posting: 17 Maret 2026