Insektisida Agrokimia Pyriproxyfen 97%TC, 100g/L EC, 5%EW
Deskripsi Produk
Pyriproxyfen, senyawa sintetis yang banyak digunakan sebagai pengatur pertumbuhan serangga (IGR), adalah alat yang sangat efektif untuk mengendalikan berbagai populasi serangga. Cara kerjanya yang unik mengganggu perkembangan normal serangga, mencegahnya mencapai kematangan dan bereproduksi, sehingga mengurangi populasinya. Bahan aktif yang ampuh ini telah mendapatkan popularitas di kalangan petani, profesional pengendalian hama, dan pemilik rumah karena kemanjurannya yang luar biasa dan fleksibilitasnya.
Penggunaan
Pyriproxyfen banyak digunakan dalam pertanian dan hortikultura untuk memerangi berbagai macam serangga, termasuk nyamuk, lalat, kutu daun, lalat putih, thrips, wereng, dan beberapa jenis kumbang. Senyawa ini mengganggu siklus reproduksi serangga dengan meniru hormon yang menghambat perkembangan sayap dan organ reproduksi mereka, yang menyebabkan kemandulan dan penurunan populasi.
Aplikasi
Sebagai cairan pekat, piriproksifen dapat diaplikasikan dengan berbagai cara, tergantung pada serangga target dan area yang perlu diobati. Dapat disemprotkan langsung pada tanaman atau dedaunan, digunakan sebagai perawatan tanah, diaplikasikan melalui sistem irigasi, atau bahkan digunakan dalam mesin pengabut untuk pengendalian nyamuk. Fleksibilitasnya memungkinkan metode aplikasi yang efisien dan efektif, sehingga cocok untuk operasi pertanian skala besar maupun perawatan kebun kecil.
Keuntungan
1. Pengendalian yang Tepat Sasaran: Pyriproxyfen menawarkan pengendalian hama yang tepat sasaran tanpa membahayakan serangga bermanfaat atau organisme non-target. Insektisida ini secara selektif mengganggu populasi serangga, menyebabkan penurunan jumlahnya sekaligus menjaga keseimbangan ekosistem.
2. Efek Residu: Salah satu keunggulan utama piriproksifen adalah efek residunya yang tahan lama. Setelah diaplikasikan, ia tetap aktif untuk jangka waktu yang lama, memberikan perlindungan berkelanjutan terhadap infestasi ulang atau pembentukan populasi serangga baru.
3. Ramah Lingkungan: Pyriproxyfen memiliki profil toksisitas rendah terhadap mamalia dan burung, sehingga lebih aman digunakan di area di mana manusia atau hewan mungkin bersentuhan dengan permukaan yang telah diolah. Selain itu, persistensinya yang rendah di lingkungan meminimalkan risiko penumpukan atau kontaminasi bahan kimia.
4. Pengelolaan Resistensi: Pyriproxyfen merupakan alat yang berharga untuk mengelola resistensi serangga. Karena menargetkan pertumbuhan dan perkembangan serangga, bukan sistem sarafnya, ia memiliki cara kerja yang berbeda dibandingkan dengan insektisida tradisional. Hal ini mengurangi kemungkinan hama mengembangkan resistensi seiring waktu, menjadikannya komponen yang efektif dalam strategi pengelolaan hama terpadu.
5. Kemudahan Penggunaan: Dengan berbagai pilihan aplikasi, piriproksifen mudah digunakan dan diintegrasikan ke dalam program pengendalian hama. Tersedia dalam berbagai formulasi, termasuk konsentrat cair dan butiran, yang memenuhi beragam kebutuhan pengguna yang berbeda.














